5 Kegunaan Tes DNA

5 Kegunaan Tes DNA – Tips Kesehatan, DNA adalah singkatan dari Deoxyribo Nucleic Acid yang merupakan asam nukleat yang dapat menyimpan semua informasi tentang genetika. DNA dapat menentukan jenis rambut, warna kulit dan sifat-sifat khusus dari manusia. Perlukan untuk melakukan tes DNA? Dengan melakukan tes DNA, bila seseorang telah mengetahui bahwa ia rentan terhadap penyakit tertentu, maka secara teori ia akan melakukan pencegahan, seperti mengontrol pola makan atau melakukan pemeriksaan rutin. Di bawah ini adalah 5 tes DNA yang perlu dilakukan untuk kesehatan.

Wayback Machine1. Tes DNA untuk mengetahui risiko kanker prostat

Tes DNA ini dilakukan dengan menganalisis lima varian genetik pada air liur. Sebuah studi pada New England Journal of Medicine menemukan bahwa pria dengan empat dari lima varian memiliki risiko kanker prostat 450 persen lebih tinggi ketimbang pria lainnya.

Perusahaan yang memiliki alat tes mengklaim akurasi 99,9 persen. Tapi kelemahannya, tes ini sudah tidak tersedia lagi setelah Oktober 2008. Selain itu, menurut Muin Khoury, MD, Ph.D, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, riwayat keluarga menderita kanker prostat cukup untuk memprediksi risiko.

2. Tes DNA untuk menentukan garis keturunan (ayah atau ibu)

Tes ini menjanjikan dapat memberikan hasil yang pasti tentang identitas orangtua si anak (baik ayah atau ibu) dalam 3 sampai 5 hari.

3. Tes DNA untuk mengetahui penyakit Alzheimer

Tes ini mencari varian gen yang dikenal sebagai APOE dan terkait dengan penyakit Alzheimer. Tapi kelemahannya, tidak semua pasien Alzheimer membawa varian gen ini. Selain itu, risiko Alzheimer juga dapat diketahui dari faktor usia, jenis kelamin, etnisitas dan riwayat keluarga.

4. Tes DNA untuk mengetahui berbagai penyakit degeneratif

Baca Juga   Apa yang Anda pilih antara jerawat biasa dengan jerawat batu?

Tes ini menjanjikan bisa mengetahui kerentanan dari 18 penyakit, muali dari serangan jantung sampai dengan diabetes tipe-2 (diabetes karena gaya hidup) dan kanker usus. Tapi kelemahannya, untuk melakukan tes ini harganya sangatlah mahal. Untuk tes awal Anda harus mengeluarkan uang sebesar 2.500 dolar atau sekitar Rp 22,5 juta.

5. Tes DNA untuk mendeteksi kebotakan

Tes ini menjanjikan akan mencari varian genetik yang terkait dengan 95 persen kebotakan pria, terutama pada usia di atas 40 tahun. Kehadiran varian gen menunjukkan peningkatan risiko, tetapi tidak selalu menjamin terjadinya kebotakan.

Artikel Yang Berhubungan :

  1. Tes Kesehatan Yang Perlu Dilakukan Setiap Tahun
  2. Inilah Alasan Kenapa Harus Minum Kopi
  3. Semakin Bertambah Usia, Semakin Bertambah Penyakit
  4. Tips Terhindar Dari Penyakit Kanker
  5. Bahaya Radiasi Handphone Bagi Kesehatan

You May Also Like

About the Author: amel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *